Membaca tulisan adek Fathia di KeTeMu CinTa Di DuNia MaYa??MuNgKinKaH?? saya jadi teringat Romansa maya masa lalu. Sebuah cerita lucu, yang kadang membuat aku tertawa sendiri mengingatnya. Kisah tentang cerita cinta bersama Ita. Ah….nama itu membuatku melamun…..terbayang asa ketika impian menjadi Abhi dan Ummi
.
Masih teringat pertanyaannya waktu itu.
“Hubungan Ita-Erio hubungan seperti apa ? Kita Pacaran ? “
Erio itu NickName aku di Internet. Dulu nama ini cukup familiar di Bang Google, tapi semua nama profile dah aku ubah ke Ahmad Irfan. jadi Nama Erio itu tinggal kenangan……(kecuali di Email dan YM
)
Karena waktu itu aku dah belajar Islam dikit dan tahu klo pacaran itu nggak boleh, aku jawab aja..
“Erio nggak mo pacaran, ITA – Erio jadi kekasih aja ?” Jawabku Singkat, padat, dan memusingkan.
Apa bedanya pacaran ma kekasih ?……hi…hi…hi…entahlah ..saya belom menemukan makna filosofinya. Aku berani berkata gitu karena jarak kami yang cukup jauh. Ita tinggal di Kebumen, JAWA sana, sedang aku Di Makassar.”Nggak mungkinkan ngedate, dan pergi pacaran berdua yg notabene deketin Zina !” pikirku waktu itu. Lantas zina hati, zina sms, zina telpon, zina chatting ?……Maap, saya belom terlalu mengerti Islam waktu itu.
HE…HE…HE..
Tempat PKL (Praktek Kerja Lapangan) merupakan awal jalinan cinta kami…..cieee!. Saya dulu PKL di Telkom Makassar, dan kebetulan dia juga di Telkom Kebumen. Dengan koneksi internet 512 Kbps, kita saling kenal, kirim pesan dan ucapan …akhirnya…
Dua hati tlah bersatu
Dua rasa tlah berpadu…
uhhh…my god !!!
Lalu perhatian, kepercayaan, dan bait-bait puisi pun mengalir bagai arus air kemarin waktu banjir..he..he..he. Rasa yang membuatku bela-belain datang pagi-pagi di Kantor hanya untuk menulis puisi dan Say Hay untuknya. Jadi Romantis karena CInta…..
. Beberapa surat yang kutulis untuknya masih ada, neeeh silahkan dibaca…
dng cahaya-Nyalah aku bisa merasakan cinta ini….
cinta yg tulus dan ikhlas karena-Nya…….
dinda…..
aku mencintai dinda……..
karenax aku bersyukur jika aku bisa membahagiakan
dinda……walaupun………………
walaupun kebahagiaan itu adalah cinta dinda pd hamba
yg lain….
aku bahagia……
dinda……….
cintaku adalah cinta yg memerdekakan jiwa….
Jika dinda mencintai orang lain…….
alhamdulillah……silahkan dinda mencintaix………..
alhamdulillah…..silahkan dinda bahagia dngx……
rajutlah cinta kasih yg mulia sesuai tuntunan
syariah…..bersamax………
dinda…..
dinda bahagia didunia dan diakhirat…
betapa bahagiax aku mencintaimu…..
dinda…
dinda mulia didunia dan diakhirat…….
betapa cintax aku kpd dinda……….
salam cintaku…..cinta tuk dinda
ha…ha…ha….ha…membaca puisi ini, aku tak berhenti tertawa mengingat diriku dulu yang begitu lucu menulis surat itu.
ITA, kata teman-temannya (aku kenal ITA dan mereka melalui Website http://ksi.plasa.com), ITA itu baik hati, rajin ngaji, sholehah, dan pandai menjaga diri dalam artian nggak sembarang bergaul ma cowok dan percaya ma mereka. Tapi entahlah…buktinya sama aku hatinya luluh juga…he…he…he.
Sekitar sebulan jalinan itu semakin erat saja. Ita juga dah ngasih no HP nya, yah walau nomor yang dia kasih itu adalah NO HP Abhinya.
“lah, komunikasinya gimana Ta ?” Tanyaku….
Lalu kata ITA klo mo kirim sms tulis dulu di HeadLine nya “tuk ITA” baru tulis pesennya. Weleh-weleh…..apa nanti SMS nya masih original ketangan ITA yah ???, atau melalui tahap edit dulu oleh abhi nya baru ke ITA, atau jangan2 SMS nya langsung di delete begitu nyampe. Entahlah….
———————————————————————–
Beberapa bulan setelah “jadian”…hi…hi….hi…hi…aku pulkam. Di kampung dingin banget, tapi waktu bareng ma keluarga suasananya hangat betul, kepanasan malah…soalnya aku diledek sama orang-orang serumah, terutama OM dan Tante, apalagi klo bukan soal ITA. Huaaa…jadi malu
Tapi salah sendiri, ngapain SMS ma ITA lewat Hp tante, yah balesnya kesitu juga dan o…o…o…kamu ketahuan !…hi…hi..hi….
bunyi sms ITA waktu itu klo ndak salah gini.
“Assalamu alaikum erio. Ita baik2 aja, kamu juga yah !. Jangan lupa sholat dan ingat Allah slalu.Eh..entar jam 12 mlm, Misscall Ita yah, nanti ITA telpon balik, Ita mo ngomong ma Erio, wassalam !”.
Waduh, ita mo bicara sama aku. Ya Allah, Ya Robbi…gimana ini ?.
Malam itu aku gelisah karena mo di telpon ITA, aku agak nervous…….aku merasa bakal grogi mendengar suaranya nanti…..
Malam itu aku telat bangun, karena seperti biasanya aku Tahajjud jam 2 dini hari…jadi dah lewat satu jam. Udah sholat, aku ngacir keluar dari rumah (takut ganggu orang tidur …he…he…he..plus takut ketahuan ) dan langsung misscall NO nya ITA. Tak lama kemudian….
tuuut….tuuut….tuuut..Ya Allah, ITA dah nelpon.
“ha…a.aa..lo” sapaku. Yah, agak grogi gitu lah..
“assalamu alaikum “. Terdengar suara lembut diseberang mengucap salam,doooh….inikah suara ITA.
“waalaikumussalam !”.
“erio apa kabar?”. Ya Robbi, suaranya medok, asli jawa banget. Nanya kabar lagi…ITA perhatian sekali
.
“mmm….erio diluar rumah neh Ta, jd kedinginan dan hanya ditemani suara2 anjing !”.Suaraku agak serak, karena tadi tidurnya asal2an……
“aduh Ri, masuk aja nanti sakit loh !” aduh….perhatian banget neh akhwat.
“ndak pa-pa kok, demi ITA erio rela “….
Ha…ha…ha….ha…entah setan apa yang merasuki pikiranku waktu itu sehingga begitu gombal mengatakan hal itu. ITApun hanya tertawa kecil, dan mengelak..
“dasar erio tukang gombal !”.
Lalu kami sama-sama tertawa kecil, kemudian diam……sepi…..senyap…dan tanpa kata2. Masing2 mencari kata dan bahasa di langit …….. hanya suara lolongan anjing yang bersahutan menghiasi dinginnya malam.
“ITA !” Aku menyerunya…ndak enak klo lama2 nggak ada suara.
“iya, apa ri”
“ITA percaya tidak klo erio bilang……”
“bilang apa ?”
“erio cinta ITA karena Allah !”……
Hening, lagi2 ndak ada suara….
“ITA…..”
“iya…tapi ri….”
“erio memang tak tahu ita itu kayak gimana, tapi jujur…erio cinta ita karena Allah “.
Dalam hidupku ini percakapan yang paling dramatis
Lama….hening…lagi2 ITA tak menyahut…….sedetik…dua detik….tiga………….
“BLEP !!!! “
HP ku low bat…….dan sayup2 terdengar lagu padi mengalun ditelingaku…..Kasih tak sampai…….
Sejak itu, kami jarang berkominikasi lagi……terakhir dia pernah mengirim pesan ke profile ku, namun ketika kubaca dan kubalas pesannya, dia ternyata ndak pernah Online lagi……dan NO HP abhi nya sudah ndak aktif lagi…..
tak kuasa hati ini tuk ucap kata buatMu,,,,,,
yang ada hanya rasa
yang tak pernah tahu apa artinya bagiKu,,,,,,,,,,
hanya ucap terima kasih dariKu untukMu,,,,,,,,,,,,,
semoga kelak alloh SWt merindhoi Kita,,,,,,,,,
amin,,,,,,,,,,,,,ya robal alamin,,,,,,,,,,,
——————————-
rasa hati ini sedih ketika perpisahan, memang pahit !!!!,,,tapi kita perlu hadapi itu karena agar kita tahu arti pertemuan,,,Ita yakin erio adalah orang yang diberi petunjuk oleh alloh tuk jadi surga cinta Ita,,,harapan ita kita jangan sampe berhenti disini,,karena tuk menuju surga itu perlu banyak cara dan pengorbanan,,,,sesuatu yang susah didapat kelak akan baik bila sudah didapat,,,,,,,,,Kesempurnaan fisik bagiku bukanlah yang utama,,,lebih baik buruk asal dia punya iman dan kepribadian serta akhlatulkarimah,,,,,,,,,,,,,
——————–
Hampa…..sedih…….hatiku rindu !
Cintaku jauh di Kebumen !……………
——————————————–
Tak sulit melupakannya, namun sepertinya mustahil dimusnahkan. Aku berharap semoga ia membaca permohonan maafku, dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kami dahulu. Buat akhi dan ukhti yang kenal dengan ITA KURNIANTI, kelahiran kebumen 16 Juni 1989, pernah sekolah di TK Aisyiah Karanganyar, lalu di SD N 1Candi Karanganyar, SMP N 1 Karanganyar, dan terakhir kutahu sekolah di SMEA N Karanganyar, Mohon sampaikan permohonan maaf ku…..permohonan maaf atas segala khilaf dan kesalahan di masa lalu……..
![]()
————————————
CERITA YANG TAK BERARTI
CERITA YANG TAK BERMAKNA
NAMUN JUJUR SAJA, SEDIKIT BANYAK AKU TELAH BELAJAR SESUATU DARI CERITA KONYOL INI, BAHWASANNYA CINTA ANTAR SESAMA MAKHLUK TAK ADA YANG ABADI. HANYA CINTA ALLAH LAH YANG ABADI……
——————————————–
Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa
mendo’akannya walaupun dia tidak berada di sisi kita .
Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan,
dua tangan untuk
memegang . dua telingan untuk mendengar dan dua
mata untuk melihat .
tetapi mengapa Tuhan
hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita?
Karena Tuhan telah
memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk
kita mencarinya
…..
Itulah cinta……..
——————————————–
tersenyumlah………..
selagi hidup ini indah………
hilangkan sudah kepedihan…….
hilangkan sudah bias-bias duka………
biarkan mentari bersinar cerah……
tersenyumlah….
walau hatimu pedih…………
biarkan goresan2 indah bibirmu menghapusx…………
tersenyumlah….
karena senyum itu ibadah…….
——————————-
saat engkau pergi jauh…
barulah kusadari bahwa aku tlah kehilangan…..]
barulah aku merasakan dunia ini sepi tanpamu…
barulah aku merasa sendiri di dunia….
namun …..
saat engkau pergi…
aku tlah menyadari satu hal…….
aku harus tegar kehilangan…
aku harus rela merindu bulan….
aku harus rela berucap pinta pada bintang…
bahwasannya ….
aku merindukanmu sahabat…….
aku merindukanmu dinda………..
semoga Allah menyibak tabir diantara kita…..
dan mempertemukan kita dalam keridhaannya….


